![]() |
| Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Banten melihat banjir di Kecamatan Patia masih tergenang dan belum surut. ANTARA/HO-BPBD Pandeglang |
Pandeglang, Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Pandeglang Banten, terendam banjir akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah wilayah tersebut diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
"Kami minta warga agar tetap waspada sehubungan curah hujan di daerah itu cukup tinggi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan, dikutip dari Antara, Senin, 12 Januari 2026.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) mencatat, warga terdampak banjir di 10 kecamatan tersebut tersebar di 23 desa dan 35 kampung.
Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, Saketi, dan Sukaresmi.
Banjir tersebut berdampak pada 242 kepala keluarga (KK) atau 968 jiwa. Delapan rumah dan tiga unit fasilitas umum juga dilaporkan rusak ringan.
Ketinggian banjir berkisar antara 30 sentimeter hingga satu meter. Hingga kini, genangan air masih berlangsung di 35 kampung dan belum surut. (Red).







0 komentar:
Posting Komentar